Pertumbuhan penduduk


Pertumbuhan penduduk adalah perubahan populasi sewaktu-waktu, dan dapat dihitung sebagai perubahan dalam jumlah individu dalam sebuah populasi menggunakan "per waktu unit" untuk pengukuran. Sebutan pertumbuhan penduduk merujuk pada semua spesies, tapi selalu mengarah pada manusia, dan sering digunakan secara informal untuk sebutan demografi nilai pertumbuhan penduduk, dan digunakan untuk merujuk pada pertumbuhan penduduk dunia.

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengungkapkan, pertumbuhan jumlah penduduk dunia ternyata lebih tinggi daripada perkiraan dua tahun lalu. Revisi prediksi pertumbuhan tersebut memunculkan pertanyaan soal daya dukung alam dan sejumlah masalah lain.

Penduduk bumi sudah mencapai 7 milyar orang, menurut data PBB. Tahun 2050 atau 37 tahun nanti akan ada tambahan penduduk 2,4 milyar orang lagi. Seperti perkiraan sebelumnya, penduduk negara India dan benua Afrika akan menyumbang pertambahan penduduk dunia.

Dibawah ini data dari PBB dengan perkiraan jumlah penduduk pada tahun 2050.



Update September 2014
Tahun 2100, jumlah penduduk bumi mungkin mencapai 11 miliar manusia. Meningkat dalam satu dekade dengan 4 miliar tambahan penduduk. Tapi jumlah penduduk tidak akan stabil di abad ini. Seperti perkiraan sebelumnya, penduduk dunia meningkat di Afrika. Dari 1 miliar penduduk, lalu naik menjadi 4 miliar ditahun 2100. Selain negara di Afrika, penduduk India akan melampaui jumlah penduduk di Tiongkok. Dan jumlah penduduk di Nigeria akan tumbuh melewati jumlah penduduk di Amerika.
Setiap tahun pertumbuhan penduduk meningkat sekitar 1.14%. Pada tahun 2042 jumlah penduduk akan meningkat 50%.


Dibawah ini hal yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk:
Kelebihan penduduk dunia akan meningkatkan kebutuhan sumber daya alam yang terbatas. Air bersih di akhir abad lalu saja sudah meningkat 2x lipat. Begitu ramainya dunia dengan manusia, akan meningkatkan penyakit menular dan kemiskinan.

Faktor-faktor demografi yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk:
  • Kematian (Mortalitas)
    Kematian adalah hilangnya tanda-tanda kehidupan manusia secara permanen. Kematian bersifat mengurangi jumlah penduduk dan untuk menghitung besarnya angka kematian caranya hampir sama dengan perhitungan angka kelahiran.
  • Kelahiran (Natalitas)
    Kelahiran bersifat menambah jumlah penduduk. Ada beberapa faktor yang menghambat kelahiran (anti natalitas) dan yang mendukung kelahiran (pro natalitas)
  • Migrasi (Mobilitas)
    Migrasi penduduk adalah perpindahan penduduk dari tempat yang satu ke tempat lain. 
Sumber (1/4)
Sumber (2/4)
Sumber (3/4)
Sumber (4/4)

Komentar

Postingan Populer